Showing posts with label Kunming. Show all posts
Showing posts with label Kunming. Show all posts

Saturday, 21 May 2016

Naik Kereta Malam Lijiang Ke Kunming

Hari#7 Perjalanan darat Lijiang - Kunming 
Lanjut perjalanan udara Kunming - Guilin 

Puas 2 hari di kota Lijiang, sehabis dari Tiger leaping gorge dan jalan-jalan sekitarnya itu, kami memesan kereta malam Lijiang ke Kunming. 
Nanti dari Kunming perjalanan akan dilanjutkan dengan pesawat ke Guilin. 

Kami dibantu oleh pelayan hotel untuk pesan tiket kereta malam. Bermalam di kereta, kami harus memilih kereta yang nyaman. Maka kami pesan kelas yang ada ranjangnya, dengan harga 147RMB/orang. 

Masuk kereta. Dalam 1 kamar ada 3 ranjang tersusun sampai atas. Ada 2 set ranjang tersebut di samping kiri dan kanan. Jadi total ada 6 ranjang. Kurang lebih seperti barak. 
Di luar ada kamar mandi.  Depan kamar mandi terdapat  kurang lebih 5 wastafel lengkap dengan cermin yang bisa dipakai bersama-sama untuk sikat gigi atau make up mungkin. 

Aku dan teman-teman atas bawah tidurnya. Sebelah kanan kami ada seorang Bapak China asli. Dia seorang diri. 

Tas kami banyak, bapak tersebut memberitahu kami untuk taruh barang diatas. Jadi ada semacam kabin penyimpanan. Aku naik melalui ranjang menginjak semacam sadel motor di tepi ranjang. Sadel motor-nya lebih lebar. Aku tumpuk semua barangku ke dekat ranjang kami. Karena sebelahnya mungkin akan dipakai oleh orang yang akan tidur di sebelah kami. Aku mengkhawatirkan kalau ada 6 orang dalam 1 kamar itu betapa full nya. 

Sampai jam 3 pagi ternyata tidak ada yang masuk kereta lagi, dan di dalam kamar itu hanya kami ber-4. Aman sudah, tidak ada orang lain lagi. Kami bisa tidur dengan tenang dan nyaman sambil menunggu besok pagi tiba di KUNMING. 

Kereta malam Lijiang - Kunming

Sunday, 15 May 2016

Hari Pertama di Kota Kunming China

Hari #1 Kunming, Ibukota Yunnan, Cina
Minggu, 15 Mei 2016

Pertamakalinya aku jalan-jalan ke cina di akhir musim semi menjelang musim panas. Tiket pesawat promo Air Asia mengantarku terbang dari Jakarta ke Kuala Lumpur, Kuala Lumpur menuju Kunming – ibukota Yunnan daerah selatan China. Take off jam 6.25 pagi. Tunggu di KL 3 jam, jam 1 terbang (kira-kira 3 jam) sampai Kunming jam 4.30 sore. Perjalanan kali ini tanpa itenary yang lengkap. Tanpa booking hotel untuk beberapa hari ke depan, cuma booking hotel buat malam ini aja. Akan tetapi kurang lebih aku dan 2 orang teman bersamaku sudah tahu kira-kira akan kemana saja, dan apa tempat menarik yang harus dikunjungi dalam 7 hari ini.

Berikut yang terjadi di hari I sesampainya di Kunming:
·    Turun pesawat cari taxi menuju hotel 7 days atau 7 tian daerah huan cheng xiang (环城巷)

·     Segera setelah check in (hotel 7 days – 7 tian permalam 108 RMB, cari makan di daerah hotel. Disini tidak perlu khawatir, daerahnya banyak makanan. Kanan kiri toko penjual makanan. Dari makanan halal sampai makanan tidak halal. Dari makanan besar (sayur-sayuran seperti restoran besar) sampai makanan kecil pinggir jalan semua tersedia. Kami makan di rumah makan yang sayurannya bisa pilih apa saja, mau di masak apa saja. Misalnya mau kuah, kuahnya dimasak dengan labu atau lobak, sayur po chay, daging babi asap dengan bumbu masakan khas Sichuan. Kalau minimal 3 orang makan seperti ini harganya jadi lebih terjangkau. 


·   Ingat porsi disana besar-besar. Kami bertiga pesan 3 sayur, itu pun tidak bisa dihabiskan tuntas sudah kenyang banget. Paling bener sih 2 sayur aja (1 sayur, 1 lauk), tapi kan kami terlalu rakus dan lapar. Tidak perlu khawatir dengan nasi, mereka akan sediakan sekaligus dengan air putih panas atau teh isi ulang. Biasanya minum gratis. Rata-rata di Cina soal makan, tidak perlu khawatir soal minum. Kalau gak dikasih minuman, biasanya kami minum kuah tawar. Meja-meja sebelah kami pesan sayur hanya sebagai pendamping minum arak. Tempatnya ramai dan banyak yang antri. Duduknya di bangku kecil, kayak orang jongkok. Yah itu mungkin cara orang mereka supaya kita disitu hanya khusus makan, ngobrol bentar lalu cabut pergi, gak lama-lama…atau memang begitu ciri khas restoran disana, biar lebih irit. 

·     Kenyang makan, kami jalan-jalan menuju kotanya. Nama daerahnya Nan Ping Lu. Tempatnya banyak mall dan toko-toko kecil jualan makanan kecil. Banyak anak muda main disini. Di belakang mall ada satu jalanan kecil (muat 2 mobil sih), jual shaokao sepanjang jalanan itu. Kami duduk di bangku jongkok untuk menikmati shaokao, pertusuknya ada yang 3 RMB, ada yang 5 yuan, tergantung daging apa, sayur apa. Aku makan lidah bebek. Kenyel-kenyel gimanaaa gitu….aku gak tahu kalau itu lidah bebek. Setelah makan baru tanya…huee..gak doyan.

·    Kalau mau pipis, jalan saja ke mall terdekat. WC nya lumayan, gak lebih jorok dari wc – wc daerah Cina lain yang dulu pernah kutemui.

·     Setelah itu cari makan lagi, yaitu guoqiaomianqian - 过桥面前 (mie melewati jembatan). Yang terkenal rumah makan jianxinyuan - 建新国Mie nya terbuat dari beras. Cara makannya dengan mencelupkan mie kedalam kuah dengan daging-dagingan yang kita pilih sebelumnya. Harga paket dari 18 RMB.  Mie ini salah satu makanan khas daerah sini.

Selanjutnya jalan-jalan aja mengitari. Suhu sejuk (kalau kata orang local), tapi menurut kami suhunya dingin, sekitar 15 derajat. Kata orang local, Kunming lagi gak jelas suhunya. Kemarin aja di 30 derajat, sekarang 15 derajat. Cepat sekali berubahnya.

Di dekat hotel tempat kami menginap, ada banyak toko pijit dan refleksi. Yang lucu, ada ruangan yang isinya jejeran ranjang rumah sakit, disana ada orang berbaring dengan tiang infus di samping ranjangnya. Kami bisa melihat dengan jelas dari depan. Ruangan itu bisa dilihat di kaca dari atas sampai bawah. Lucu deh, kita bisa lihat orang-orang sakit lagi terbaring disana. Dan itu  memang rumah sakit. Bukan hanya bisa lihat ada orang lagi dipijit, tapi juga bisa lihat ada orang-orang yang lagi dirawat di ruangan rumah sakit.

Kalau melihat sekeliling, pakaian orang-orangnya tidak terlalu modern. Gaya berpakaiannya masih agak jadul dan suka gak nyambung gitu antara atasan, celana, dan sepatunya. O ya, bagi mereka yang memeluk agama muslim, ada banyak restoran halal disini. Kotanya menyenangkan, orang-orangnya ramah, makanannya enak, dibilang jadul gak, dibilang modern juga gak.


Nama Resto tempat kami makan - Long xin yuan

Lobak kuah dan daging asap 

suasana restoran tempat kami makan 
 guoqiaomianqian (mie melewati jembatan)

Jian xin yuan (resto terkenal untuk makan mie guoqiaomianqian)

jalanan yang penuh shaokao, dicari di nan ping lu 



#chinatrip #kunmingtrip #travelling #dumbtraveller #lucktraveller #kunming #yunnan #yunnantrip #MayChina2016