Showing posts with label batu. Show all posts
Showing posts with label batu. Show all posts

Tuesday, 14 June 2016

Menikmati Kota Batu Jawa Timur (Bag.3)

Sebelumnya di Bromo....

Minggu, 12 Juni 2016

Bangun jam 6 pagi di hotel Lily guest house - Pasar Besar, Malang.
Sewa motor, jalan jam 8 pagi. Malang masih terasa sepi di pagi hari. Pasarnya saja belum buka, kecuali pasar basah.
Kami memutuskan makan rawon nguling yang terkenal (Jl. Zainul Arifin No.62, Sukoharjo). Porsinya bisa buat 3 orang.  Isinya tetelan dan kaki. Harga total 110rb.

Siang jalan ke Perkebunan Teh Wonosari naik motor. Kagok-kagok jalannya. Belum terbiasa naik motor matic.
Di perkebunan Teh Wonosari ini aku naik kuda 15 menit, lalu lanjut coba naik motor trail 2 jam. Eh ternyata bisa, padahal pemula. Trus duduk santai di tea house.
Sore hujan besar. Berteduh dulu depan Alfamart.
Beli oleh-oleh di Sensa, lawang menuju Malang.
Makan malam di Djangkrik. Mie nya enak. Aku pesen lomie. Fei pesan mie ayam. Aku tambah sup sehat lagi yang isinya macam-macam, ada baso, tahu, sayur, soun, dll.

Malam jam 9 jalan menuju Batu naik taxi 85rb.
Check in di homestay namanya SOIMAH homestay di jl. Panderman 1. Harga Rp 150,000. Tidak ada sabun dan sampo.




Senin, 13 Juni 2016

Ambil paket Eco green park dan Jatim park II (Secret Zoo dan museum satwa).
Eco green park dari jam 10.00 – 14.00.  Di sini kita bisa melihat banyak burung-burung berwarna. Burung dari berbagai macam jenis dan habitatnya. Di Eco Park juga ada banyak wahana permainan yang bisa kita masuki dan gratis. Aku main 3D hanoman yang muter-muter di Dome. Trus masuk ke tempat yang membawa kita kembali ke sejarah dari jaman purba sampai jaman sekarang. Ada juga simulasi gempa, angin dan lain sebagainya.

Setelah itu pergi ke Jatim Park II yang adalah Secret Zoo dan museum satwa. Kami kasih makan rusa dan unta. Mereka sampai masukin kepalanya ke mini van yang kita naiki.

Eco park

Eco park




Secret zoo


Selasa, 14 Juni 2016
Nyewa motor 70rb
Beli oleh-oleh di Brawijaya jl. Diponegoro. Bayar Packing nya Rp 5.000,-

Jam 10 pagi masuk museum Bagong. Ambil paket Rp 50.000 dapat museum Bagong dan Predator Fun Park. 

Museum Bagong menceritakan ilmu pengetahuan cara tubuh kita bekerja dan bagaimana fungsinya. Pelajaran IPA banget deh. 

Predator Fun Park isinya segala binatang melata yang mengerikan semacam Buaya. Buaya nya aneh-aneh, banyak yang belum pernah aku lihat. Ada buaya yang ikutan semacam Indonesian Idol juga. Dibuat kocak deh pengetahuan yang akan kita dapatkan.

Makan siang dulu di belut Surabaya dekat omah Kitir Café.

Jam 3.30 baru mulai lihat-lihat Predator Fun park. Nikmati park sampai tutup 4.30. Main trampoline dan play ground menantang lainnya. Trus main Maze.

Malam main di alun-alun. Makan makanan kecil seperti sempol, jagung rebus keju, cilok dan susu jahe. Susunya bau kambing gitu.

Jam 7.30 malam dari Kedaton dan balikin motor (nyasar dari alun-alun kembali ke hotel), naik taxi menuju hotel Balava. Check in di Hotel Balava di kota lama untuk 2 hari. Lagi promo 520rb an. Rate biasanya min. 500 – 750. Disini ada guling. Baru kali ini ngeliat hotel ada gulingnya. Hotelnya nyaman.

Nah sudah sampai sini saja ya...karena beberapa hari kedepannya hanya leha leha menikmati makan di Malang. Sesudah itu pulang ke Jakarta naik kereta selama 18 jam perjalanan. Setelah itu aku menyesal walau sudah dinikmati. Kayaknya lain kali naik pesawat aja. :D


Museum Bagong

Museum bagong dalamnya, lihat usus


permainan untuk mengukur berat massa otot

Predator Fun Park
Predator Park

Predator Park
Predator Idol 

Buaya Purba


Pasar Predator



Saturday, 11 June 2016

Pengalaman Ke Bromo dari Malang (Bag.2)


Bis Jogya - Malang. Dari jam 10 malam, sampai Malang jam 5 pagi. 
Perjalanan Malang ke Batu 1 jam. Kami naik taxi menuju kota Batu. Harganya 100rb an lebih.  Early check in di The Villas Batu. Semula aku pesan kamar deluxe yang harga 300rb. Tapi semua kamar penuh, dan kami sudah mau istirahat banget. Jadi kami pesan kamar diatas deluxe, Suite room supaya bisa dapat early check in. Harga 500rb. Jadi kan lumayan bisa istirahat pagi dulu.
Setelah istirahat, sarapan dan mencari tahu mau ngapain, jam 1 siang aku dan Fei pergi ke Museum angkut jalan kaki dari hotel. Deket.  Jalan-jalan dan menikmati Museum Angkut  sampai jam 6 an.
Habis itu lanjut ke BNS (Batu Night Spectakuler). Jaraknya dekat, tapi kami naik ojek Rp 10.000.
Namun akhirnya kami gak jadi masuk BNS (karena mau ngirit). Kalau masuk BNS selain tiket masuk (Rp 40.000), kami juga harus mengeluarkan uang untuk main di wahananya.  Di dalamnya banyak wahana permainan, seperti hiburan rakyat. Hmm gak jadi deh... Akhirnya aku dan Fei makan sosis dan baso dekat sana. 

Lalu kami cari penginapan di dekat-dekat sana, banyak homestay yang harganya hanya Rp 200.000. Karena ini low season, kami pikir agak sayang nginep di homestay. Harga segitu tambah dikit sudah bisa dapat hotel yang lumayan. 

Malam hari kami masih tidur di hotel The Villas Batu.
Museum Angkut

Museum Angkut

Museum Angkut

Jumat, 10 Juni 2016


Pagi hari jam 9 naik taxi sewaan menuju Omah Kayu. Disana ada Paralayangnya.
Kontak Paralayang dengan Eko : 085236584033
Pemandangan di sekitar paralayang dan Omah Kayu sangat menarik untuk dikunjungi.
Aku beruntung bisa naik paralayang sebelum jam 12 berlalu, kalau gak mesti nunggu entah sampai jam berapa. Uda gitu sewa mobilnya gak bisa lama-lama, karena dia taxi. Karena memang sebelumnya angin tidak bersahabat, dan aku tidak bisa naik. Lalu dilanjutkan Sholat Jumat. Tapi ada seorang pilot yang baik (mungkin melihat wajahku melas hehe..belum pernah naik), dia mengambil alih dan ingin menerbangkanku. So, dengan harga Rp 350.000,- aku naik paralayang untuk pertama kali.

Pilotnya duduk dibelakangku. Diterbangkan angin, kami melayang di udara selama 15 menit. Seru, cuma sempat bikin mabuk, mungkin karena anginnya kencang.
Sambil menunggu, menyaksikan pemandangan alam 
Seperti ini bentukannya

Malam hari
saatnya melakukan perjalanan 1 malam ke Bromo.
Aku sudah pesan open trip Bromo. Nama open trip nya Be Borneo (telp: 085101579524 dengan Udin).
Jam 11 malam seperti yang sudah dijanjikan untuk dijemput, aku menunggunya di Alun-alun Batu.
Jam 12 mereka bilang sudah datang dan siap menjemput. Aku tidak melihat mereka. Patokan kami adalah Masjid. Namun mesjid yang disebutkan berbeda. Aku menyebut Masjid An-Nur. Mereka menyebut Mesjid Jami. Aku pikir ada Masjid lagi yang lain.
Kami agak miskomunikasi. Aku bingung. Fei bingung. Aku menyebut kami pas depan patung batu besar strawberi, apel dan sapi. Udin, nama guide nya baru sadar, kalau kami sedang berada di alun-alun Batu, bukan Malang. (nyengir). Aku melihat kembali email yang mereka kirim. Memang alun-alun yang dimaksud adalah Malang. Kami di Batu. Oalah...aku salah. Agak pinter sih.

Jadi kami langsung bergegas panggil taxi. Naik taxi dari alun-alun Batu menuju alun-alun Malang.
Akhirnya baru ketemulah kita. Tadi di jalan gak sampai 1 jam, 30 menit doank mungkin. Taxi nya disuruh ngebut.


Sabtu, 11 Juni 2016

Bromo Sunrise. Makan indomie dulu di penanjakan sebelum lihat sunrise.
Bromo memang indah. Dingin. Banyak yang menyediakan jaket-jaket untuk disewakan. Pengunjungnya rame banget disini. Semua area yang bisa dijejaki penuh. Gak ada tempat buat foto. Agak perlu lompat atau manjat ke genteng. 
Selanjutnya naik kuda di kawah Bromo. Celana panjang bahan yang kupakai robek ketika turun dari kuda. Ups. Teman seperjalananku melihat hal itu, lalu aku menutupnya dengan kain. Masih pede aku tetap naik ke puncak donk..haha
Perjalanan selanjutnya ke Pasir berbisik dan teletabis.

Dari Bromo diantar Jeep menuju baso malang president. Rumah makannya samping rel kereta api. Maka sekalian lah aku dan Fei makan siang di baso malang president itu. 
Menurutku rasanya biasa saja. hihi..Cuma lucu aja makannya samping kereta api yang masih aktif.

Check in di Lily guest house (Rp 185.000). Tidak ada sampo dan sabun. Aku beli sampo dan sabun di hotelnya. Harga sabun batang dan sampo kena 10rb.


Tidur di hotel seharian dan semalaman.  Tidur dari jam 4 sore sampai besok pagi. 

Masih ada seminggu lagi di Malang.....Bersambung